<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>


<rss version="2.0">
	<channel>
		<atom:link xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://bentarsari.webs.com/apps/blog/"/>
		<title><![CDATA[www.salemku.webs.com]]></title>
		<description>Selamat Datang di Salem Brebes Jawa Tengah Indonesia, Salem yaitu kecamatan yang terletak di Kabupaten Brebes yang berada di Selatan yang berbatasan langsung dengan beberapa kabupaten di jawa tengah, juga berbatasan langsung dengan provinsi jawa Barat&#160; &#160; &#160; Untuk Warga Salem yang bersedia dan berbagi informasi khususnya untuk kita semua sesama warga Kecamatan Salem,Artikel atau Tulisan bisa berupa informasi atau Berita seputar Salem dan &#160;lainya yang bermanfaat. Dengan catatan isinya tidakmengandung unsur SARA dan PORNOGRAFI *. selamat Menulis dengan tidak menghiraukanetika etika menulis, Terimakasih* untuk tulisan yang tidak sesuai Admin berhak untuk menghapusnya tanpa pemberitahuan kepada penulis</description>
		<link>http://bentarsari.webs.com/apps/blog/</link>
		<generator>Webs.com</generator>

			<item>
				<title>Curug Citampir</title>
				<author><name>Salemku</name></author>
				<link>http://bentarsari.webs.com/apps/blog/show/7236632</link>
				<description>&lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://bentarsari.webs.com/photos/Desa-Bentarsari/DSCN0287.JPG" height="379" width="286"/&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160; Minggu, 29 mei 2011 cuaca di atas langit salem cukup cerah hari ini, rencana yg sudah di bicarakan kemarin sore kini akan kami realisasikan dengan membawa bekal secukupnya kami bersiap2 untuk melakukan pendakian dengan tujuan curug Citampir. &lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;Bebek yg sudah siap di bakar sudah di tas beserta makanan yg lainya dengan menunggangi sepeda motor kami menuju ke kampung Pabelokan atau Tonjong yg lebih terkenal.&amp;#160; Sepeda motor kami titipkan di saudara kita dan sekalian menculiknya dia untuk ikut bersama kami.&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Di awali dengan menuju ke tempat Kolam renang yg berada di Tonjong kami sudah di suguhkan oleh suara gemuruh air yang terjun dari sela2 cadas dan bebetuan di iringi gemircik riak di tempat dangkal. Batu batu dan tanah yang menanjak sudah menghadang perjalanan awal kam&lt;img src="http://bentarsari.webs.com/photos/Desa-Bentarsari/DSCN0130.JPG" height="395" width="295"/&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Langkah demi langkah kami lewati jalan bebatuan dan tanah sangat menantang perjalanan kami, dengan dihiasi pemandangan di sekeliling kami. betapa Indah alam yg telah di titipkan kepada kita ini, dan kita jangan lupa untuk menjaga dan merawatnya.&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://bentarsari.webs.com/photos/Desa-Bentarsari/DSCN0138.JPG" height="301" width="402"/&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;Bening air yang membasahi kaki kaki kami menambah segarnya kaki kami yg sudah merasa kecapean setelah setengah perjalanan, namun heran dengan 2 bocah kecil yang begitu lincah loncat kesana kesini berjalan di atas rumput dan bebatuan yang terjal.&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://bentarsari.webs.com/photos/Desa-Bentarsari/DSCN0147.JPG" height="321" width="242"/&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://bentarsari.webs.com/photos/Desa-Bentarsari/DSCN0172.JPG" height="317" width="241"/&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://bentarsari.webs.com/photos/Desa-Bentarsari/DSCN0196.JPG" height="346" width="463"/&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;banyak sekali air terjun air terjun kecil yang kami jumpai di perjalanan menuju curug citampir.&lt;br/&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://bentarsari.webs.com//photos/Desa-Bentarsari/DSCN0234.JPG" height="350" width="468"/&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;Dengan menempuh lika liku perjalanan yang menantang kira kira 3 kilometer kami sudah berada di ketinggian kira kira 800 meter di atas permukaan air laut, dan disitulah&amp;#160; air terjun yang bernama curug citampir berada. dengan bentuk seperti mangkuk yang dikelilingi oleh beberapa air terjun kami istirahat dan santai menikmati hidangan yg dibawa dari rumah.&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;Sebenarnya kalo pihak pemerintah yaitu&amp;#160; dinas pariwisata mau mengolah dan menjadikanya obyek wisata alam di Kecamatan Salem ini sangat potensial sekali. sekali lagi dengan tetap menjaga kelestarian alam sekitarnya kita bisa menikmati keindahan panorama alam Salem.&lt;br/&gt;&lt;/p&gt;</description>
				<pubDate>Tue, 31 May 2011 09:16:00 +0000</pubDate>
				<guid>http://bentarsari.webs.com/apps/blog/show/7236632</guid>
			</item>
			<item>
				<title>Tertimbun Longsoran Bukit, Jalur Vital Bumiayu-Salem Putus</title>
				<author><name>Salemku</name></author>
				<link>http://bentarsari.webs.com/apps/blog/show/6913042</link>
				<description>&lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://www.brebeskab.go.id/images/stories/simgkir_longsor.jpg" height="284" width="379"/&gt;&lt;br/&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selasa, 03 Mei 2011																			Jalan propinsi ruas Bumiayu-Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin  02 Mei 2011 tertimbun longsor, menyusul turunnya hujan deras. Akibatnya,  lalulintas di jalur tersebut putus dan beberapa kendaraan tertahan  beberapa jam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jalan yang tertutup longsor tepatnya jalur Dukuh Mayana, Desa Legok, Kecamatan Bantarkawung. Longsor terjadi Minggu 01 Mei 2011 sekitar pukul 21.00 WIB. Longsoran tanah menutup seluruh badan jalan sepanjang 20 meter dan tebalnya satu sampai tiga meter. Praktis kendaraan dari dua arah tidak bisa melintas, untuk kendaraan roda dua terpaksa digotong&lt;/p&gt;&lt;p&gt;untuk bisa melewatinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Kantor Kesbangpolinmas Brebes, Drs Rais Khana yang meninjau ke lokasi mengatakan, bukit setinggi lebih dari 50 meter yang ada di sisi jalan longsor. Selain itu, menurut informasi di atas bukit yang merupakan hutan pinus milik Perhutani, telah mengalami retak sepanjang sekitar 200 meter. "Kondisinya rawan karena di bagian atas juga telah retak-retak," katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upaya menyingkirkan timbunan tanah longsoran dengan menggunakan alat berat, terus dilakukan oleh Bina Marga Provinsi Jawa Tengah. Alat berat mulai bekerja Senin 02 Mei 2011 sekitar pukul 13.00 WIB, dan diperkirakan dua atau tiga jam baru selesai. "Ini jalur vital antara Salem dan Bumiayu, mudah-mudahan dua jam bisa selesai disingkirkan dan bisa normal kembali," kata Rais. ( Pantura News) sumber http://www.brebeskab.go.id/content/view/1240/179/ &lt;br/&gt;&lt;/p&gt;</description>
				<pubDate>Tue, 03 May 2011 01:49:00 +0000</pubDate>
				<guid>http://bentarsari.webs.com/apps/blog/show/6913042</guid>
			</item>
			<item>
				<title>Budidaya kayu Albasiah</title>
				<author><name>Mang Udi</name></author>
				<link>http://bentarsari.webs.com/apps/blog/show/6071392</link>
				<description>&lt;p align="center"&gt;&lt;img width="300" src="http://jablodeng.files.wordpress.com/2011/02/dscn0522.jpg?w=300&amp;amp;h=235" height="235" style="WIDTH: 469px; HEIGHT: 341px"/&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Pohon Albasiah sebagai Tanaman Rakyat Salem&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;Albasiah adalah Pohon yang tumbuh cocok di daerah tropis, Pohon yang tumbuh liar ini sekarang menjadi fenomena di daerah Salem khususnya. Berbeda dengan dulu kini Albasiah di tanam dan di pelihara dengan serius karena memang sangat menguntungkan untuk di ambil hasil kayunya.&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;Umurnya yang relatif pendek dibandingkan dengan jenis kayu lainya antara 4 s/d 6 tahun sudah bisa di panen. Perawatanya pun tidak begitu susah dari dimulai dengan penanaman dan pemupukan memerlukan tenaga yang mudah.&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img width="152" src="http://katresna72.files.wordpress.com/2009/10/alba-1.jpg?w=152&amp;amp;h=114" height="114" style="WIDTH: 280px; HEIGHT: 208px"/&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Penyakit gurandil pada Albasiah&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;Penyakit yang sering timbul pada tanaman ini memang yang terjadi sekarang sering tumbuhnya gurandil pada batang atau daun pucuk, seperti tumor yang ganas penyakit ini terus semakin membesar kalau tidak di pangkas atau dihilangkan, untuk penanggulanganya dengan memotong atau memutus dan dibakar atau di musnahkan. selama ini petani memang belum tau jelas penyakit ini penyebab dan cara penanggulanganya.&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;Ada juga penyakit yang menyerang yaitu sejenis binatang pengerat yang masuk ke dalam batang pohon dengan memakan dan menjadikanya keropos, dinamakan Ulam dan ini penyakit sudah lama ada tidak asing lagi bagi para petani, penanggulanganya dengan menyemprotkan obat pemberantas ulat atau serangga pohon yang ada di pasaran.&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;Rupanya untuk mengembangkan budidaya ini harus ada kerjasama antara petani dan dinas pertanian yang lebih paham dan kompeten dibidang ini, belum maksimalnya penyuluhan untuk para petani di kecamatan salem membuat para petani mengembangkan pertanianya dengan cara konvensional dan mengandalkan pengetahuan dari sesama petani bukan dari tenaga penyuluh yang lebih tahu.&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;semoga ini akan menjadikanya kerjasama yang lebih baik sehingga sinergi antara penyelenggara pemerintahan bidang pertanian dan masyarakat petani di Salem khususnya dan Indonesia Umumnya.&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;Dan Kasus yang terjadi akhir2 ini segi pemasaran dari pengusaha pengepul kayu atau perorangan dengan izin dan Peraturan yang jelas praktek pengiriman keluar daerah atau ke kota, karena banyaknya kasus penangkapan oleh aparat&amp;#160;untuk menahan dan mendenda para sopir dan pengusaha kayu, ini akibat kurang tahunya undang undang yang berlaku serta peraturan daerah mengenai penjualan kayu kayu tegalan milik rakyat.&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;Ini menjadi PR bagi Badan yg terkait untuk mensosialisaikan kepada masyarakat umum, supaya tidak terjadi miss komunikasi dan rakyat tidak menjadi korban dengan resiko yg ada.&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;Jangan sampai Rakyat yang menggantungkan hasil dari pertanian ini merasa dibodohi dengan kasus kasus yang ada saat ini. dan kehidupan para Petani menjadi lebih maju, maju terus para PETANI....&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;/p&gt;</description>
				<pubDate>Wed, 09 Feb 2011 08:13:00 +0000</pubDate>
				<guid>http://bentarsari.webs.com/apps/blog/show/6071392</guid>
			</item>
			<item>
				<title>Jalan Banjarharjo-Salem Ambles 6 M</title>
				<author><name>Mang Udi</name></author>
				<link>http://bentarsari.webs.com/apps/blog/show/5949183</link>
				<description>&lt;p&gt;Suara Pantura&lt;/p&gt;&lt;p&gt;25 Januari 2011&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;BREBES - Jalan penghubung Kecamatan Banjarharjo - Kecamatan Salem ambles sedalam sekitar 6 meter, Sabtu malam (22/1). &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Titik ambles berada di Dukuh Badodon Desa Bandungsari, Kecamatan Bajarharjo. Akibat kejadian itu, akses transportasi warga putus total karena jalan tidak bisa dilewati kendaraan. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Guna mengatasi kerusakan itu, anggota TNI Kodim 0713 Brebes bersama ratusan warga dan anggota Polres Brebes menggelar karya bakti, Senin (24/1). Kegiatan itu dilakukan untuk memperbaiki jalan ambles agar bisa kembali dilalui kendaraan. Dalam kegiatan itu Dandim 0713 Letkol Inf Jajat Sudrajat dan Kapolres Brebes AKBP Beno Louhenapessy juga meninjau langsung. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Mulai hari ini jalan sudah bisa dilalui kendaraan, meski harus ektra hati-hati. Sebelum karya bakti dilaksanakan, jalan putus total," ujar Danramil Banjarharjo, Kapten Inf Wahyudin, yang memimpin langsung kegiatan itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hujan Deras Dia mengatakan, jalan penghubung dua kecamatan itu ambles saat hujan deras mengguyur wilayahnya selama beberapa jam. Diduga badan jalan tergerus derasnya arus Sungai Cigaru yang berada tepat disampingnya. Akibatnya, jalan ambles sepanjang 30 meter dengan kedalaman 6 meter. Kondisi itu sempat menyebabkan jalan putus total selama sehari. Peristiwa itu, juga dipicu kondisi tanah yang labil sehingga mudah ambles atau longsor. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, kerusakan hanya melanda jalan. Namun, sangat merugikan warga karena transportasi mereka sempat terhambat," katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia menjelaskan, dalam proses perbaikan jalan secara gotong royong itu pihaknya mengerahkan sedikitnya 504 tenaga kerja. Mereka berasal dari anggota TNI, Polri, hansip, staf kecamatan, UPTD DPU, warga dan berbagai lembaga kemasyarakatan. Selain itu, satu unit alat berat juga diterjunkan untuk meratakan jalan. "Intinya, kami berusaha bergerak cepat agar bencana alam ini bisa ditanggani dan warga dapat kembali beraktivitas," tandasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wahyudin mengungkapkan, guna mengatasi kerusakan jalan secara permanen, warga berharap alur Sungai Cigaru diluruskan. Sebab, selama ini alur sungai itu menikung dan menghantam tebing badan jalan. Kondisi itu yang menyebabkan jalan ambles karena tidak kuat. "Ini yang diminta warga sekitar, akar kejadian serupa tidak terulang,"ujarnya. (H38-45)&lt;/p&gt;</description>
				<pubDate>Wed, 26 Jan 2011 07:55:00 +0000</pubDate>
				<guid>http://bentarsari.webs.com/apps/blog/show/5949183</guid>
			</item>
	</channel>
</rss>


