|
Member Joined Nov 9 2008
Actions
General Info
Cakung
Site Memberships
|
Recent Activity
About Me
bukankah kita menganut homo faber (manusia pekerja)? faber berarti perkakas kerja, dari situlah keluar kata Fabrik. dulu kita belum mengenal fabrik makanya ketika mengerjakan sesuatu apapun selalu menggunakan manual. kini fabrik sudah dimana2, perkakas kerja kita sudah canggih. mulai dari surat pos ke SMS (HP), dari berjln kaki ke Speda Motor, dari merangkang ke pesawat terbang, dari baca koran ke internet, dari kantor ke SOHO. semakin kompleks, so...? apakah kita selalu mengimbanginya? dengan talenta kita yang masih jauh dari harapan hidup kita dan tujuan yang sesungguhnya. Subhanallah! Post a Comment1 Comment
YUU...K MERENUNG DAN OTAK ATIK KATA
sekarang lagi tren bahasa "global financial crisis" berhembus dari barat terutama krisis keuangan di Amerika Serikat yang berhimbas ke seluruh penjuru Dunia. banyak orang yang membesar-besarkan masalah ini sehingga muncul lagi kata yang tak kalah menakutkan "emergency" kita cari suku katanya- "emerge" yang berarti "muncul" kalau dari kamus bahasa Indonesia besar, kata "emergency" berarti "SONTAK MUNCUL" bukankah apa yang sering kita alami seperti ini? Tsunami di Aceh, siapa yang menduga? bukanya itu juga SONTAK MUNCUL?, gempa di berbagai daerah, siapa yang mampu- bisa menduga dan mendeteksi? itu artinya tak akan ada yang mampu, kapan musibah akan datang, itu semua rahasia TYME. jadi jika kita mendengar atau membaca kata "emergency" hanya satu Istigfar dan jangan panik. kita telah lulus dari "CRISMON" th 98, kini muncul "CRISFIN" (crisis financial) th 2008 kembali ke "global financial crisis"... ini tidak berbahaya bagi Indonesia, tenang saja. ekspor kita sangan kecil di bandingkan Malayasia. jadi bagi negara yang daya ekspornya kecil dia akan bebas dari krisis. itu berarti negara tersebut tidak tergantung dolar manapun. solusi yang terbaik gunakan lah produk negeri sendiri itu maksudnya. terimakasih |